13 Oct 2026
Penulis: Dinas Komunikasi dan Informatika
4 Kali
Berita ini dibaca
0 Kali
Berita ini dibagikan
Lima Puluh Kota, Diskominfo--
Penyaluran bantuan bencana berupa jaminan hidup kalau dijumlah total 6.7 Miliar dari Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk Kabupaten Lima Puluh Kota di dua Kecamatan Gunuang Omeh dan Bukik Barisan.
Awal bantuan jaminan hidup pemulihan pasca bencana dari Kementerian Sosial Republik Indonesia kepada masyarakat terdapat bencana Kabupaten Lima Puluh Kota hanya 377 KK, kemudian ditambah 140 KK, dan kembali diserahkan 156 KK sekarang diserahkan sebanyak 56 KK, ini merupakan yang ke-4 kalinya.
Saat ini diserahkan bantuan Jaminan Hidup dengan jumlah penerima 56 KK atau 229 jiwa senilai Rp.309.150.000,-(Tiga Ratus Sembilan Juta Lima Puluh Ribu Rupiah). Bantuan langsung diserahkan Bupati Lima Puluh Kota Safni di Aula Rumah Dinas Labuah Basilang Payakumbuh, Senin ( 13/10/2026).
Bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan sesuai dengan tujuan pemberian. Untuk meringankan beban masyarakat sebagai pengganti pemenuhan kebutuhan makan sehari -hari.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua unsur yang terkait yang terlibat dalam upaya penanggulangan bencana yang telah menimpa daerah kita pada bulan November 2025 lalu. Mendekati Satu tahun mulai dari masa tanggap darurat sampai masa kemudian pascabencana. Cukup banyak bantuan dari berbagai pihak yang kita terima".
Sebagai hasil kerja keras kita semua, maka pada masa pemulihan pascabencana telah banyak pula kita mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat. Kemudian Hunian Sementara (Huntara), Dana Tunggu Hunian (DTH), bantuan pembangunan rehabilitasi rumah, bantuan stimulan sosial ekonomi, bantuan isi rumah dan bantuan jaminan hidup, kata Safni
Sebelumnya Kepala Dinas Sosial Indra Suryani melaporkan, Kabupaten Lima Puluh Kota menerima bantuan ini memang bertahap. Namun perlu kami sampaikan , dari 56 KK yang kita salurkan hari ini, ada 5 KK yang dempet. Dempet itu artinya di dalam satu KK itu ada Dua nama, suaminya masuk, istrinya masuk juga.
Jadi sesuai dengan aturan dari Kementerian Sosial untuk satu KK itu kita terima cuman Satu. Jadi bagi Bapak Ibu yang nanti dempet, mohon maaf kami hanya salurkan satu, daripada nanti ada temuan BPK, kita harus kembalikan, Ucap Indra Suryani.
Salah satu penerima bantuan Daiman mengucapkan terimakasih kepada pemerintah, bantuan ini jangan kita sia-siakan. Mari kita jadikan untuk menunjang ekonomi.
Jangan kita jadikan hanya uang santunan ini atau bantuan ini hanya untuk membeli yang habis hari itu, tapi kita pikirkan bagaimana kita hidup sejahtera, ucap Daiman. Penyaluran bantuan melalui PT. Pos Indonesia Cabang Payakumbuh kepada penerima manfaat. Acara dihadiri Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Pimpinan PT. Pos Indonesia Cabang Payakumbuh, Camat, Wali Nagari dan penerima manfaat.(**)
Bencana | 09 Sep 2026
Bencana | 07 Sep 2026