Berita Terkini

Jesigo Limapuluh Kota Dilirik Investor Dunia

Post Title

LIMAPULUH KOTA,--- Komoditas unggulan Kabupaten Limapuluh Kota mulai dilirik para investor dari mancanegara. Salah satunya Jeruk Siam Gunuang Omeh (Jesigo) yang mulai dijajaki oleh investor asing dari Korea.

Kedatangan Para investor dari perusahaan jeruk kemasan yang sudah terkenal dibelahan dunia ini khususnya kawasan asia, President Korea Plant CO.,LTD, Mr Kang/Sunjong bersama MR Hong disambut langsung bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi di ruang kerjanya di kantor Bupati Limapuluh Kota, Bukik Limau, Sarilamak.

"Kita kedatangan tamu dari Korea, yang merupakan calon investor yang berminat untuk menanamkan modalnya di kabupaten Limapuluh Kota, khususnya di bidang perkebunan jeruk,"ujar bupati Irfendi Arbi kepada wartawan, Rabu (23/10).

Calon investor dari korea itu siap bekerjasama dengan usaha milik daerah  atau badan koperasi di bidang usaha pabrik pengelolaan minuman kemasan.

"Diharapkan, dengan diliriknya salah satu komoditas andalan kita, jeruk Jesigo oleh para investor ini akan berdampak terhadap kelencaran pemasaran dan peluang pasar dalam memasarkan hasil pertanian jeruk yang berada di kabupaten Limapuluh Kota kedepan,"katanya.

Menurut bupati, minat sejumlah investor asal Korea tersebut
didasari oleh pencapaian sektor pertanian jeruk di daerahnya yang menunjukkan perkembangan yang signifikan setiap tahunnya.

"Mudah-mudahan kerjasama ini dapat berlanjut, sehingga hasil perkebunan jeruk Limapuluh Kota semakin diminati. Dan memberi dampak terhadap peningkatan ekonomi petani,"tutupnya.

Sementara itu, President Korea Plant CO.,LTD, Mr Kang/Sunjong bersama MR Hong melalui juru bicaranya H Nikmatul Akbar membenarkan bahwa pihaknya sangat tertarik bekerja sama dengan pemerintah kabupaten Limapuluh Kota.

Terutama dalam bidang pengembangan dan pengolahan salah satu komoditi unggulan Jeruk Jesigo, yang nanti akan diolah menjadi minuman kemasan dan dipasarkan di Korea serta beberapa negara lainnya.

"Mengingat bagusnya perkembangan Jeruk di daerah ini, kita menjadi tertarik untuk menamkan modal di bidang ini. Untuk itu hari ini dilakukan tatapmuka dengan bupati dan kepala dinas Tanaman Pangan Hortikulturak dan Perkebunan,"ujarnya.

Setelah dilakukan pertemuan dan berdialog dengan bupati, dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi perkebunan jeruk manis masyarakat di Kecamatan Gunuang Omeh dan sekitarnya. Mr Kang/Sunjong bersama MR Hong akan berdialog langsung dengan petani terkait perkembangan perkebunan ini ke depan. 

"Kita berharap pemerintah memberikan kesempatan terhadap kami, mengingat hasil perkebunan jeruk manis masyarakat yang semakin banyak yang tentunya akan berdampak terhadap kelancaran pemasaran,"tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultural dan perkebunan, Ir Eki Hari Purnama,MSi mengatakan pemkab Limapuluh Kota terus berupaya mengembangkan komoditas jeruk di daerahnya.

Dari tahun ke tahun, hasil perkebunan jeruk tersebut  terus meningkat, Bahkan untuk tahun 2018 lalu Lahan jeruk di Gunung Omeh saja mencapai  908,44 hektare dengan rata rata tanaman jeruk 400 batang per hektare dan produksi jeruk mampu mencapai 68,67 kg per batang pertahun atau berjumlah 960 ton lebih per tahun.

"Dengan diliriknya jeruk ini oleh investor asing diyakini akan terjadi peningkatan nilai tambah, sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, utamanya bagi petani. Karena, Buah jeruk ini sangat disukai konsumen, kulit tebal mudah dikupas dan rasanya manis, dan diakui terbaik di tingkat nasional,"tutupnya.(dho)


Sumber: setda.limapuluhkotakab.go.id



Berita Terkini


Agenda



Polling

Bagaimana Pendapat Anda Mengenai Kinerja Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota saat ini?
Sangat Baik
Baik
Cukup Baik
Buruk
Sangat Buruk

LIHAT